Tak Terdata, Tak Terlihat: Mariana dan Bayinya Bertahan di Tengah Reruntuhan


JMNpost.com
| Aceh Timur – Hidup dalam keterbatasan, Mariana (40), warga asal Peureulak, Aceh Timur, terpaksa menempati rumah tak layak huni bersama dua anaknya yang masih kecil. Rumah yang ia tempati berada di Gampong Cot Asan, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur. 05/04/2025

Bangunan itu sejatinya adalah rumah milik orang lain yang telah lama ditinggalkan. Kondisinya rusak parah setelah tertimpa pohon kelapa sejak satu tahun lalu. Atapnya hancur, dindingnya nyaris roboh, dan jauh dari kata layak untuk dihuni. Namun, Mariana tidak memiliki pilihan lain.



Ia tinggal bersama dua buah hatinya. Anak pertamanya, Reza, berusia 12 Tahun dan masih duduk dibangku kelas 1 MTsN, sementara anak keduanya usia 9 bulan. 

Dalam kondisi serba kekurangan, Mariana berjuang sendiri memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Saya sebenarnya punya suami, tapi saya di tinggal disini. Katanya kerja di Alue Ie Mirah, Kecamatan Indra Makmu. Tapi sejak ditinggal, saya jarang sekali diberi kabar," ujar Mariana dengan mata berkaca-kaca saat ditemui wartawan.

Ironisnya, saat perayaan Idul Fitri kemarin, Mariana hanya mendapat kulit sapi dari sang suami, tanpa sepotong daging. "Katanya itu yang ada, kulit saja," ucapnya lirih.

“Saya tinggal di sini karena tidak punya tempat lain. Rumah ini  memang sudah hancur, tapi saya tak punya pilihan,” ucap Mariana dengan nada lirih.

Hidup dalam serba keterbatasan, Mariana juga harus menghadapi kendala administratif. Karena tidak memiliki surat pindah dari Peureulak ke Cot Asan, ia merasa tak mungkin akan mendapat bantuan dari pemerintah desa setempat.


“Mana mungkin bisa dapat bantuan bang, Jangankan bantuan lain-lain, untuk anak saya yang masih bayi pun tidak dapat bagian dari posyandu disini,” tutur Mariana.

Meski telah hampir setahun tinggal di Cot Asan, Mariana tidak pernah menceritakan kondisi keluarganya kepada tetangga. Ia lebih banyak diam, menyimpan luka dan beban hidup dalam sunyi.



Kini, Mariana hanya berharap ada tangan-tangan yang peduli, baik dari pemerintah maupun para dermawan, untuk memberikan secercah harapan bagi hidupnya dan masa depan kedua anaknya.


Hingga berita ini ditayangkan, belum ada konfirmasi dari pihak manapun

Post a Comment

Previous Post Next Post

Pelajari Selengkapnya