Pro Kontra Wacana Buka Objek Wisata Kuala Simpang Ulim, Abu Rih : Ada Motif Politik

keuchik kuala simpang ulim



JMNpost.com | Aceh Timur,  Terkait pro kontra wacana pembukaan objek wisata pantai Kuala Simpang Kecamatan Simpang Ulim Kabupaten Aceh Timur, yang mendapat penolakan dari segelintir warga saat berlangsung rapat gampong beberapa waktu yang turut di hadir unsur Muspika Simpang Ulim. 26 maret 2025

Keuchik Kuala Simpang Ulim, Idris saat diminta tanggapan media ini Rabu 25 maret 2025 membenarkan saat rapat gampong berlangsung ada beberapa warga yang menolak wacana pembukaan objek witasa di desanya karena dianggap akan terjadinya tempat maksiat.

Sebenarnya ini baru tahapan wacana, maka dari itu  kita bahas dalam forum musyawarah gampong, karena banyak yang mengusulkan dari masyarakat untuk di hidupkan kembali objek wisata pantai, dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan gampong dan perekonomian masyarakat, jelas Abu Rih panggilan akrab Keuchik Idris.

Abu Rih juga menerangkan,  setelah di bahas dalam rapat kita akan mengetahui keinginan masyarakat setuju atau tidak,  jika banyak warga yang setuju baru kita menyusun perencanaan dan menyiapkan qanun gampong tentang aturan pengelolaan objek wisata syariah dan berbasis adat istiadat gampong.

Karena banyak usulan dari masyarakat termasuk panglima laot Muktar atau si Leumak mengajak untuk membuka tempat wisata, maka kita bahas dalam forum musyawarah termasuk.hadir  pada saat itu pak Kapolsek dan dua orang anggota koramil Simpang Ulim. Namun saat berlangsung rapat ada beberapa orang warga yang membuat kisruh dan memprovokasi warga, dan menuduh saya ingin mendatangkan maksiat karena membuka objek wisata, terang Abu Rih
Lanjutnya, Sebenarnya mereka juga paham karena baru sekedar melemparkan wacana, tapi mereka bereaksi terlalu berlebihan, padahal jika peserta rapat tidak setuju wacana tersebut tidak mungkin dilanjutkan sebab keputusan semua kembali kepada masyarakat.

Masalah setuju atau tidak untuk membuka objek wisata,  itu kembali kepada hasil keputusan masyarakat sendiri, saya selaku keuchik hanya memfasilitasi,  kata Abu Rih.

Karena.masyarakat menilai daerah lain di Aceh Timur sudah  sejak beberapa tahun membuka.objek wisata pantai,  bahkan sangat maju dan berdampak manfaat secara ekonomi, sehingga mereka mengusulkan supaya di Kuala Simpang Ulim bisa seperti daerah lain, tandas Abu Rih.

Abu Rih menduga upaya provokasi yang di lakukan nya untuk menjatuhkannya, sebab tidak lama lagi akan ada pelaksanaan pemilihan Keuchik baru.

Ini sebenarnya ada dugaan motif politik, karena berambisi ingin mencalonkan sebagai keuchik, sehingga sengaja memprovokasi masyarakat, tutup Abu Rih.(***)

Post a Comment

Previous Post Next Post

Pelajari Selengkapnya