Diduga Marah Digerebek Warga Menginap Bersama Wanita Muda, Abu Laot Serang Keuchik Secara Membabi Buta

Ket : Yusri Mahendra alias Abu Laot Combet, Ketua LSM Trinusa Aceh


JMNpoost.com | Aceh Timur, - Diduga kecewa dan kesal  atas penolakan Keuchik terhadap kehadiran LSM Trinusa di Kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur, yang di anggap sangat meresahkan, kini Ketua DPW Trinusa Aceh Yusri Mahendra alias Abu Laot kini menyerang Keuchik membabi buta dengan tuduhan yang tendesius  dan Asbun (Asal Bunyi) dengan menuding hampir semua Keuchik di Kecamatan melakukan korupsi Dana Desa. Rabu 26 Maret 2024
Selain kecawa atas penolakan Keuchik, Abu Loat geram atas upaya penggerebekan yang di lakukan warga Desa Pante Bayam karena menginap bersama perempuan muda di salah satu rumah warga tanpa melapor kepada perangkat desa.

Diketahui beberapa yang lalu, Ketua LSM trinusa Aceh sempat digerebak oleh puluhan warga Desa Pante Bayam Kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur, penggerebekan tersebut  diawali kecurigaan masyarakat ada seorang tamu yang sudah menginap beberapa malam bersama seorang wanita muda di salah satu rumah warga, namun Abu Laot bersama wanita muda bernama Erlina Wati (43 ) beralamat Gampong Panton Pange Nagan Raya,  berhasil lolos melarikan diri dari penggerekan warga setempat.

Terakhir terungkap Abu Laot tidak bisa menunjukka  buku nikah, hanya mengirim.foto surat nikah liar yang hanya di bumbuhi tanda tangan beberapa orang tanpa.material dan stempel lazim nya, surat lembau saja ada stempel, celoteh seorang warga.

Menanggapi tudingan Abu Laot, mantan Keuchik Matang Keupula Lhee Sofyan yang juga Humas Asosiasi Pemerintahan Gampong Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Timur, meminta Abu Laot jangan mengeluarkan pernyataan asbun dan menebar fitnah di publik.

Menurut informasi, hampir semua Keuchik di Aceh sudah tau sepak terjang Abu Loat asal Nagan Raya yang doyan menakuti keuchik-keuchik dengan tuduhan yang tidak jelas dan menebar fitnah.

*Hampir semua Keuchik di Aceh sudah mengetahui belang dan kelicikan Abu Laot, sekelas Ketua LSM tingkat provinsi  hanya berani menyasar dan menakuti kepala desa/Keuchik dengan modus sama, dengan mengirim rilis kepada Keuchik dengan nada akan melaporkan kepada Aparat Penegak Hukum," ujar Sofyan.

Bahkan  Kata Sofyan, semua sudah mengetahui maksud dan tujuan nya di balik menakuti Keuchik dengan menuding korupsi dan penyimpangan dalam pengelolaan Dana Desa, dengan berlagak seperti auditor atau penyidik dari instansi Penegak Hukum

Mungkin dia sedang kelaparan, makanya menyerang Keuchik secara membabi buta, tuding Sofyan.

"Sebanarnya keuchik  tidak mau menanggapi tudingan Abu Laot, Keuchik hanya menganggap sebagai tudingan asbun.seperti ibarat pepatah anjing menggong gong kafilah berlalu, yang terpenting apa yang telah dikerjakan sesuai aturan, ada inspektorat yang mengauditnya," kata Sofyan

Sofyan juga menandaskan, Keuchik sangat welcome dan terbuka dengan siapapun termasuk dengan berbagai LSM dan Media di Aceh Timur. Namun cara Ketua LSM Trisula dinilai terkesan songong dan tak beretika sehingga merasa tidak nyaman dan meresahkan.

Kami Keuchik sangat terbuka dan menerima siapapun, selama ini dengan berbagai LSM dan Wartawan tapi tidak ada masalah, terkait adanya sorotan, kritikan dan masukan sesuatu yang wajar untuk menjadi bahan  evaluasi dan instropeksi, pungkas  Sofyan yang juga mantan Kombatan GAM.

Reporter : Masri
Publis : Mahdi

Post a Comment

Previous Post Next Post

Pelajari Selengkapnya